KITAB
SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja
Katolik | |
|
14. St. Viktor I (189-199)
Viktor lahir di Afrika Utara dan memimpin Gereja sebagai paus pada tahun 189. Kepausannya bertepatan dengan periode yang indah dan menyenangkan bagi kekristenan atas pengaruh dan perlindungan dua wanita yaitu Marsia dan Julia Donna. Secara berturut, kedua wanita itu adalah istri dari Kommodus dan Lusius Septimus Severus. Dengan demikian, kegiatan-kegiatan paus dapat diarahkan kepada pemecahan beberapa masalah penting. Beliau mengadakan konsili (198) untuk melawan bidah Gnostisisme dan Monarkianisme. Viktor menegaskan kembali keputusan-keputusan PAus Soter dan Paus Eleutherius yaitu tentang Hari raya Paskah hasrus jatuh pada hari Minggu. Bahasa Latin mulai dipakai sebagai bahasa resmi Gereja. Dia sendiri menulis menggunakan bahasa Latin. Ia juga menertakan bahwa baptisan dalam keadaan bahaya maut dapat dilakuakn dengan memakai air biasa apabila tidak ada persediaan air baptis di tempat itu. Ia juga terkenal karena telah mengarang sebuah risalat mengenai “Pelemparan Dadu”. Ia wafat sebagai martir pada tahun 199, seaktu pemerintahan Kaisan Septimus Servus.
|